STOP!!! Nyanyian Rasis

Posted: 18 Maret 2010 in pasoepati
Tag:,

Pasoepati edan tapi mapan, wong solo sing terkenal sopan…..Yoooo neng solo yen pengen nonton bal-balan, suportere sopan tamune di jamin aman……sepenggal kutipan lagu dari pasoepati ini sekarang tidak lagi menggema di manahan.

Tetapi jangan pernah bertanya tentang fanatisme pasoepati, musim ini hampir di semua laga persis solo, pasoepati selalu mendampingi, bahkan di Dafonsoro Papua. Posisi juru kunci klasemen tidak pernah membuat Pasoepati meninggalkan stadion manahan.

Setidaknya sampai laga terakhir melawan PSIS Semarang menjadi buktinya, stadion manahan penuh dengan puluhan ribu pasoepati dengan hasil pendapatan tiket yang mencapai ratusan juta. Terbaik di seluruh laga Divisi Satu Musim ini.

Nyanyian Rasis jelas jauh dari sikap santun yang menjadi ciri khas warga Solo. Banyaknya penonton wanita dan anak kecil tentu saja harus menjadi pertimbangan kita untuk segera menghentikan nyanyian rasis dan kotor. DAn tentu saja denda ratusan juta rupiah menanti akibat nyanyian rasis.

Dirijen Pasoepati, Sigit Omponx, ketika di hubungi redaksi menyatakan kesanggupanya untuk memulai mengurangi lagu bernada rasis. “ Denda untuk nyanyian rasis begitu tinggi. Persebaya bahkan mendapatkan denda 250 juta Rupiah karena nyanyian rasis suporternya. Saya siap memimpin nyanyian yang jauh dari rasisme” ungkap Omponx

“ Kita harus menunjukan bahwa Pasoepati Edan Tapi Mapan. Edan bermakna Fanatis, Mapan bermakna Taat aturan atau mau di atur. Sebarkan Virus Cinta Damai Ala Pasoepati” jelas omponx

Senada dengan omponx, Prapto Koting selaku penasehat Pasoepati juga menghimbau agar Pasoepati selalu menjaga dan menyebarkan virus Cinta Damai yang sejak dulu di usung Pasoepati.

“Di usia yang sudah 10 tahun harus membuat Pasoepati semakin dewasa. Jangan mudah terpancing dengan Provokasi yang akan merugikan Pasoepati dan Persis Solo” jelas koting.

Sumber : Admin Pasoepati.net

Komentar
  1. emonye mengatakan:

    setujuuuuuu!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s